Kandungan Hara dan Manfaat AIR CUCIAN BERAS Sebagai Nutrisi Tanaman

Cara Aplikasi dan Cara Fermentasi Air Cucian BerasAir Leri (Air Cucian Beras) Sebagai Nutrisi Tanaman


Tahukah anda kenapa air beras itu menyuburkan ??? Dan Banyak yang mengatakan bahwa air leri (air cucian beras) itu bisa menyuburkan tanaman? Sudah banyak yang mengaplikasikan dan membuktikan manfaat air cucian beras untuk tanaman. Limbah organik ini sering kita buang begitu saja, karena dianggap kotoran yang tidak bermanfaat. Memang benar, tujuan mencuci beras sebelum dimasak adalah untuk membersihkan beras dari kotoran.

Nah, jika anda hobi berkebun sebaiknya mulai hari ini jangan lagi membuang air leri (air cucian beras). Air cucian beras / air leri mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan tanaman dan dapat membuat tanaman menjadi lebih subur. Selain nutrisi, air cucian beras atau air leri juga mengandung beberapa jenis bakteri yang bermanfaat untuk tanaman. Tanya kenapa dan bagaimana , kalau ada praktek berarti ada proses dalam sebuah teori yang berdasarkan ilmu pengetahuan. Yuuk belajar membaca penjabarannya sedikit , boleh di save boleh di share.

Ada Apa Dengan Air Leri atau Air Cucian Beras ?


Komposisi air beras selain 90% karbohidrat yang berupa pati, juga mengandung vitamin, mineral dan protein, 80% protein beras di sebut protein glutein. Kualitas protein glutein cenderung berupa zat lisin, lisin sendiri merupakan asam amino essensial pembatas. Adapun penjelasan air beras di beberapa literatur hanya mengandung karbohidrat dan pati, tapi kalau menjabarkan 100% karbohidrat dalam jumlah tinggi akan membentuk proses terbentuknya hormon tumbuh berupa auksin, gibbereline, dan alanin. Ketiga jenis hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan pucuk daun, mengangkut makanan ke sel-sel terpenting daun dan batang.

Dari struktur mikrobiologi, air beras juga punya keanekaragaman bakteri antagonis, artinya bisa melawan bakteri jahat/patogen. Juga dapat menginvasi sel telur hama kutu-kutuan menjadi pecah sebelum waktunya. Tak ayal daun yang selalu diaplikasikan dengan air cucian beras sebagai pupuk cair hayati cenderung sehat dan subur. Berikut ini beberapa jenis mikroorganisme bermanfaat yang dihasilkan dari air cucian beras

a) Bakteri Pseudomonas fluorescens

Bakteri Pseudomonas fluorescens adalah sejenis mikroba atau mikroorganismeyang beradaptasi serta mengkloning dengan baik pada sistem perakaran ( akar tanaman ) serta mempunyai keunggulan untuk mensintesis metabolit untuk proses menghambat perkembangbiakan patogen.

b).Bakteri Pektolitik pektin

Bakteri Pektolitik pektin adalah sejenis mikroba yang mensintesis karbohidrat dan asam amino untuk menghasilkan hormon tumbuh atau ZPT.

c).Bakteri Xanthomonas maltophilia

Bakteri Xanthomonas maltophilia ini menginfeksi sel hama embun tepung karna perkembangbiakan pesat di atas suhu 33 derajat celcius dan ketersediaan lisis dalam jumlah besar .

Kandungan Hara Air Leri atau Air Cucian Beras


Klasifikasi unsur hara pada air cucian beras (air leri)

Nitrogen (N) : 70,55 ppm
Phosphor (P) : 60,65 ppm
Kalium (K) : 91,11 ppm
Besi (fe) : 09,95 ppm
Boron (B) : 06,44 ppm
Vitamin B : 205,44 ppm
Vitamin K : 11,12 ppm
Protein : 185,09 ppm

3 Cara atau Metode Dalam Membuat dan Mengaplikasikan Air Cucian Beras


1. Siram langsung paska mencuci
2. Dengan cara dimasamkan. Cara ini lumayan simple, saat paska mencuci anda tampung saja dalam ember dengan penambahan satu sendok gula pasir. Prosesnya diamkan dalam keadaan terbuka selama 3 hari di tempat teduh
3. Fermentasi anaerob.

Caranya : di masamkan dulu 3 hari, lalu masukan kedalam tong fermentasi ( ember/ kaleng ). Tuangkan air beras yang masam tadi. Misal kita punya 3 liter, campur dengan cuka dapur ( acetil acid) 100 ml, gula pasir 100 gr , dan cairan hasil pengenceran tablet vitamin B12 ( tersedia di toko obat/ apotik). Masukan semua bahan aduk lalu tutup sampai 12 hari . Setelah 12 hari pupuk hayati siap di gunakan dengan dosis 1 liter air / 100 ml pupuk .

Selamat mencoba !!

2 komentar:

  1. Apa peran cuka dalam fermentasi air leri ini?

    BalasHapus
  2. Cuka, gunakan yg cuka apel, berfungsi utk mempercepat proses fermentasi.

    BalasHapus