Kandungan Nutrisi dan Manfaat LUMPUR GOT (Comberan) sebagai Alternatif Penyubur Tanaman

Memanfaatkan LUMPUR dan AIR COMBERAN Sebagai Nutrisi Tanaman (Black Bio Fertilizer - BBF)


[caption id="attachment_161" align="alignleft" width="300"]Lumpur Got, Pupuk Alternatif Murah dan Kaya Nutrisi Pemanfaatan lumpur got/comberan sebagai nutrisi penyubur tanaman[/caption]

Hanya sekedar pengetahuan...Taukah anda kadang kita hanya menyepelekan tentang sebuah tanah kerukan dengan material lumpur dari got/ comberan, tapi sejatinya lumpur tersebut kaya akan nutrien. Lumpur disini masuk dalam definisi dan merupakan materi organik yang kaya akan selulosa dan kehidupan berbagai mikroorganisme .

Selain mengurangi limbah rumah tangga yang berlebih dan mengendap juga mengurangi cemaran kadar limbah dangan sistem pengerukan lumpur aktif [ activated sludge ] akibatnya lumpur yang dihasilkan menghasilkan bahan organik yang tinggi dan baik bagi pertumbuhan mikroorganisme. Dalam sebuah penelitian kadar COD ( chemical oxygen demand ) pada lumpur comberan ini antara 2050mg/kg -4000mg/kg .

Kadang kita mempertanyakan kenapa comberan bau ?
Sebenernya jika dilihat dari segi kimia, biologi dan fisika adalah sebuah proses tersendiri yaitu proses pengendapan bahan organik berlebih tanpa pengolahan [blooming] .

Dan masih dikategorikan proses pembusukan oleh mikroorganisme akibatnya proses fotosisntesis tanaman air sangat minim, oksigen, nitrogen dan karbondioksida yang melewati badan perairan dimanfaatkan mikroba menjadi sumber energi dalam hal dekomposser / pembusukan total lewat bantuan beberapa kingdom mikroorganisme

Tulisan ini cnderung sedikit melihat pertumbuhan biomaasa mikroba yang diukur dengan parameter Volatile Suspended Solid (VSS). Dan melihat nutrien serta mikroba apa saja yang teridentifikasi

Apakah lumpur dan air got/comberan ini bisa menyuburkan tanaman ?
Jawabanya tentu saja, YA. Kenapa menyuburkan karena seperti yang sudah dijelaskan diatas lumpur got tersebut sudah melewati proses pendegradasian total.

Ketika limbah dapur tersalurkan ke pembuangan dan bertemu tanah, oksigen, air dan matahari maka biomasa mikroorganisme telah aktiv . Dalam benak timbul pertanyaan "apakah semisal deterjen masih bisa didegradasi dalam lumpur tersebut ? Jawaban bisa..Bahkan kurang dari 30 menit sebagian mikroorganisme yang memanfaatkan karbon sebagai energi langsung mendegradasi surfaktan, desinfektan, dan lainnya menjadi kalium anorganik karna bahan baku surfaktan adalah kalium.

Nah.... mikroorganisme yang berperan dalam proses pengkonversian dan pengendapan ini adalah dara golongan bakteri hidrokarbonoklastik yang mampu mendegradasi berbagai jenis hidrokarbon dan surfaktan yaitu "pseudomonas putida " dalam upaya bioremediasi lingkungan akibat pencemaran hidrokarbon dan surfakran membutuhkan pemahaman tentang mekanisme interaksi antara bakteri ini dngan lumpur aktif .

Saya pernah melihat beberapa member di grup berkebun "Belajar Bareng Berkebun" [3B] menggunakan lumpur ini sebagai media tanam yang paling murah dan tentu saja subur.

Nutrisi dan Mikroorganisme yang Terdapat pada Lumpur dan Air Got/Comberan


1. Nutrien

Nutrien yang umumnya merupakan senyawa nitrogen (N) dan fosfor (P) yang dibawa oleh sisa sisa protein dan sel-sel mati. Berikut ini beberapa material pembentuk (yang terdapat) pada air dan lumpur got/comberan :

a). Nitrogen keluar dalam bentuk senyawa amonium, sedangkan fosfor dalam bentuk fosfat.
b). Satu liter urine manusia mengandung amonium sekitar 25 mg dan fosfat seberat 30mg. Senyawa nutrien memacu pertumbuhan ganggang (algae). Akibatnya warna air jadi hijau. Bila air keruh hitam berarti memacu mikroorganisme AUTOTROF yang mendapatkan karbon dari karbon dioksida dan oksigen dan menggunakan hidrogen yang diperoleh dari hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3), atau hidrogen (H2).
c). 1 liter air cucian ikan/daging mengandung 17 asam amino non essensial sekitar 30 mg/1000 mg .
d). 1 lir air cucian beras mengandung 10 g/ liter lignin. Lignin bisa dimanfaatkan sebagian mikroorganisme .
e). Dan masih banyak lagi material lainnya.

2. Efektif Mikroorganisme (EM4)

a). Bakteri fotosintetik
b). Lactobacillus sp
c). Streptomycetes sp
d). Ragi (yeast)
e). Actinomycetes

Mikroorganisme tersebut mampu membenah tanah dan merubah senyawa organik menjadi nutrien yang berguna. Maka tidak dengan lumpur got dengan populasi :

> bakteri autotrof
> alga mikroskopik
> ganggang
> Heterofrof
> protozoa sang predator anaerobik
> Dan berbagai enzim mampu mendegradasi ion ion pupuk sintesis yang mengendap dalam tanah menjadi nutrien yang dibutuhkan.

Kandungan Nutrien dalam 1000 gram Lumpur Aktif


Nutrien
a). C-organik : 47, 46% N : 10, 66%
b). P : 990, 67 mg/ 1000g
c). K : 389, 27 mg/ 100g Mg :
d). Fe : 2, 86 mg/ 100g
e). Zn : 0, 20 mg/ 100g
f). Mn : 1, 38 mg/ 100g
g). Mg : 1,3_%

Hormon
a). Auksin ( IAA 014, 56 ppm)
b). Giberelin ( GA3 183, 22 ppm)
c). Sitokinin i. Kinetin 52, 06 ppm ii. Zeatin 73, 42 ppm Asam Amino ( Aspartat, Asam Glutamat, Serin, Glisin, Histidin, Arginin, Threonin, Alanin, Prolin, Tirosin, Valin, Methionin, Sistin, Isoleusin, Leusin, Phenilalanin, Lisin).

Nutrien lain : Protein : 3, 19 %, Karbohidrat : 7, 05 %, Lemak : 02, 01 %, Vitamin A : 266, 74 IU / 100 g, Vitamin D : 80, 16 UI / 100 g, Vitamin E : 50, 12 mg / 100 g, Vitamin K : 35, 18 mcg / 100 g, Vitamin B1 : 0, 311 mg / 100 g, Energi : 80 Kkal / 100 g 2), Vitamin B Komplek : 10,10mg/100 g dan berbagai enzim.

Efektivitas dan Manfaat Lumpur Got/Comberan pada Tanaman


a). membenah tanah dengan keaneragaman mikroorganisme
b). menggemburkan media tanam
c). membuat perakaran tanaman menjadi kuat
d). memperbaiki/merubah sifat fisik dan kimiawi tanah
e). menetralkan PH tanah
f). sebagai katalisator berbagai enzim dalam merombak dan mempunyai kapasitas penyuplai nutrisi

Selamat mencoba.....

By : Admin #3B

0 komentar:

Posting Komentar