Panduan Lengkap 15 Tahap Cara MENCANGKOK yang Baik dan Benar


Foto by : Aris Basuki
Mencangkok adalah teknik perbanyakan vegetatif dengan cara pelukaan atau pengeratan cabang pohon induk dan dibungkus media tanam untuk bercinta terbentuknya akar. Pada teknik ini tidak diketahui istilah batang bawah dan batang atas. Teknik ini relatif sudah lama dikenal oleh petani dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada cara mencangkok akar tumbuh saat masih berada di pohon induk. Media untuk mencangkok adalah cocopit atau serbuk sabut kelapa, cacahan sabut kelapa, campuran kompos / pupuk kandang, kompos kulit kopi, serbuk gergaji, dan lumut dan tanah bertekstur ringan dengan perbandingan 1: 1. Waktu pelaksanaan pencangkokan pada musim hujan, jadi cangkokan tidak kering. Selain itu dengan mencangkok di awal musim hujan akan tersedia waktu untuk menanam hasil cangkokan pada musim itu juga.

Keberhasilan pencangkokan tanaman dilakukan oleh banyak faktor antara lain: umur dan ukuran batang, media, waktu pencangkokan dan jenis tanaman. Makin besar diameter batang, akar yang terbentuk juga akan menjadi lebih banyak, hal ini disebabkan karena permukaan bidang perakaran menjadi lebih luas. Umur batang masih muda (berwarna coklat / coklat muda) karena batang yang sudah tua (lebih tinggi abu-abu) lebih sulit dan lambat.

Disamping ukuran dan umur batang, media juga sangat besar pengaruhnya terhadap pembentukan akar cangkokan. Akar cangkokan bisa berkembang dengan baik bila medianya memiliki aerasi yang baik dan mampu menyediakan kelembaban yang cukup. Selain itu, suhu media tidak boleh terlalu tinggi. Penambahan bahan organik pada media cangkokan dapat meningkatkan prestasi cangkokan dan meningkatkan jumlah akar yang terbentuk.

Bahan dan Alat Mencangkok


a). Tanaman yang akan dicangkok (jambu air, biji jambu, mangga, rambutan, nangka, belimbing, dll)
b). Tanah yang gembur
c). Pupuk kandang
d) Pisau atau cutter yang tajam
e). Gergaji
g) Pembungkus dari plastik, sabut, atau ijuk
h). Tali raffia atau pengikat
i). Kantong plastik hitam (polybag).

15 Langkah dan Tahapan Membuat Cangkokan


1. Pilih dahan tanaman yang bergaris tengah kira-kira 2 cm. Panjang dahan kira-kira 100 cm
Dan dahan tumbuh tegak.

2. Sayatlah kulit cabang melingkar sepanjang 3-5 cm. Kulit cabang yang disayat cepat berada tepat di bawah kuncup daun.

3. Keratlah kulit dahan itu dengan ujung pisau. Kikislah kambium yang mungkin masih melekat pada bagian kayu, buang lendir yang membasahinya.

4. Keringkan bagian dahan yang sudah dikupas dengan lagunya selama 2-5 hari.

5. Bungkuslah dahan yang telah terkelupas dengan plastik, ijuk, atau sabut. Ikatlah bagian bawah lembaran pembungkus kira-kira 6 cm di bawah sayatan lalu oleh dengan bawang merah.

6. Berbagi tanah basah yang sudah tercampur pupuk ke dalam pembutan itu.

7. Rapikan jadi dahan yang terkelupas itu tertutup tanahnya. Ikatlah bagian atas lembaran pembungkus.

8. Jagalah tanah pada bagaian yang dicangkok agar tetap lembap. Siramlah tanah secara teratur (pagi & sakit), jika tidak hujan. Untuk menyiram tanah itu, bukalah ikatan atas sementara.

9. Amatilah keadaan dahan yang dicangkok saat anda menyiramnya.

10. Pertumbuhan akar yang sempurna membutuhkan waktu berbulan-bulan. Jika akar tumbuh sempurna, potonglah dahan tesebut dengan gergaji tepat di bawah pembungkus cangkokan.

11. Jangan langsung menanam cangkokan di kebun (tanah terbuka). Cangkokan itu lebih baik disemaikan dulu. Untuk itu, isilah polybag dengann campuran tanah gembur dan pupuk kandang. Buatlah lubang pada bagian bawah polybag, kira-kira berdiameter 2 cm.

12. Tanamlah cangkokan di wadah persemaian (polybag) ini. Letakkan di tempat yang agak teduh. Waktu yang dibutuhkan untuk penyemaian/isolasi turun cangkok kira-kira 3 bulan.

13. Setelah itu semaian bisa dipindahkan ke tempat yang lebih banyak mendapat cahaya matahari.

14. Akhirnya hasil semaian (cangkokan) bisa ditanam di tanah terbuka. Untuk itu, buatlah lubang ukuran semaian polybag. Tanamlah cangkokan bersama dengan tanah semaiannya.

15. Siramlah tanaman baru ini setiap hari.

Selamat mencoba....

By : Aris Basuki (Warga #3B)

0 komentar:

Posting Komentar