Cara Membuat INSEKTISIDA ALAMI Menggunakan Minyak Atsiri

KEGUNAAN MINYAK ATSIRI UNTUK MENCEGAH PELEDAKAN POPULASI HAMA

Foto : republika.co.id

Minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak eterik (aetheric oil), minyak esensial (essential oil), minyak terbang (volatile oil), serta minyak aromatik (aromatic oil), adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam perdagangan, hasil sulingan (destilasi) minyak atsiri dikenal sebagai bibit minyak wangi.

Para ahli biologi menganggap minyak atsiri sebagai metabolit sekunder yang biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh hewan (hama) ataupun sebagai agensia untuk bersaing dengan tumbuhan lain (lihat alelopati) dalam mempertahankan ruang hidup. Walaupun hewan kadang-kadang juga mengeluarkan bau-bauan (seperti kesturi dari beberapa musang atau cairan yang berbau menyengat dari beberapa kepik), zat-zat itu tidak digolongkan sebagai minyak atsiri.

Kandungan Kimia Minyak Atsiri


Kandungan kimia semua minyak atsiri merupakan senyawa campuran dan tidak pernah dalam bentuk tunggal, misal minyak kapulaga mengandung 5 komponen besar seperti cineol, borneol, limonen, alfa-terpinilasetat dan alfa terpinen. Jika diuraikan, cineol berbau sedap tapi pedas seperti minyak kayu putih. Borneol berbau kamper seperti kapur barus, limonen harum seperti jeruk keprok, alfa-terpinilasetat berbau jeruk purut, sedang alfa terpinen berbau jeruk citrun. Nah, campuran dari kelima komponen itulah yang membuat aroma khas kapulaga.

Dari semua jenis minyak atsiri sebenarnya tersusun dari jalur biosintesis metabolit sekunder :

Asetat- mevalonat untuk golongan terpenoid.
Jalur sikimat-fenil propan untuk golongan aromatik.

Contoh kerangka minyak atsiri :


1. Monoterpen yaitu : a. Asiklis dan b. Siklis
2. Seskuiterpen.
3. Senyawa fenil propanoid

5 Cara Membuat (Memperoleh) Minyak Atsiri


Cara penyarian minyak atsiri ada beberapa metode tergantung dari jenis dan sifat dari bahan baku dan minyak atsirinya. Beberapa metode umum yang biasa digunakan antara lain :

1. Destilasi (air, uap dan air-uap)
2. Pengepresan
3. Ekstraksi
4. Enfleurasi
5. Hidrolisis glikosida tertentu.

Cara Membuat INSEKTISIDA ALAMI Menggunakan Minyak Atsiri


1. Minyak esensial Rosemary


Kegunaan : untuk membantu mengusir lalat, kutu, nyamuk dan larva serangga seperti ulat bulu kubis.
Cara membuat : campurkan 1 gr tetesan minyak kedalam 2 litr air, kocok dan semprot kan merata

2. Minyak atsiri peppermint


Kegunaan : menghilangkan kutu daun, serangga squash, semut, laba-laba, kumbang, dan kutu.
Lakukan penyemprotan 2 hari sekali di waktu sore

Selamat Mencoba....

By : Admin #3B

0 komentar:

Posting Komentar