Manfaat DAUN KESUM untuk Obat Tradisional, Bumbu Masakan dan Kesehatan

Daun Kesum

Manfaat Tanaman - Daun yang nama ilmiahnya adalah Polygonum odoratum ini merupakan tanaman yang terdapat di Kalimantan Barat. Secara umum tanaman ini terdapat di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri tanaman ini banyak terdapat di daerah-daerah yang dihuni oleh masyarakat Melayu.
Termasuk daerah Sumatera dan Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat. Namun untuk pulau Jawa khususnya, tanaman ini sangat sulit ditemukan. Selain itu berdasarkan pengalaman yang sudah tinggal selama 2,5 tahun di banten ternyata memang benar tanaman ini tidak ada di wilayah banten maupun wilayah Jawa Barat lainnya.

Info lainnya mengatakan bahwa tanaman ini pernah dibawa oleh salah satu TKI dari Malaysia yang mencoba menanam daun kesum di Jawa Tengah dan tanaman ini tumbuh dengan baik.

Nama Lain Daun Kesum / Daun Laksa

Daun Kesum di Sambas dikenal dengan daun Kassum. Adapun di Thailand daun kassum juga dijadikan sebagai bahan masakan dan dikenal dengan nama Phak Phai. Sedangkan di Vietnam disebut dengan Rau Ram. Sebutan lain atau nama lain daun kesum adalah daun laksa, daun kesom, daun senahun, Vitnamese coriander, dan Cambodian mint.

Daun Kassum oleh sebagian masyarakat Melayu merupakan salah satu tanaman yang dijadikan bumbu masakan sehingga membuat aroma yang harum dan menambah kelezatan masakan. Tak terkecuali oleh masyarakat Melayu Sambas. Daun kassum merupakan bahan wajib untuk membuat

Bubur Paddas yang membuat bubur ini menjadi sangat lezat dan berbeda dengan masakan lainnya. Penggunaan daun kassum untuk bubur paddas diiris tipis bersamaan dengan daun kunyit sehingga masakan bertambah harum dan sedap.

Kesum (Polygonum minus) adalah sejenis tumbuhan herba dari keluarga Polygonaceae yang terdapat di Malaysia dan negara yang beriklim tropika. Tumbuhan ini dipercayai berasal dari Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Ia digunakan sebagai ulaman dan bahan untuk masakan seperti Asam Pedas dan juga Laksa Penang.

Tumbuhan ini tumbuh liar di kawasan tanah lembab dan berair seperti di tepi kolam, tepi parit dan juga di kawasan kebun keliling rumah kampung (selalunya di tepi bilik air) di daerah asia tenggara non indo . Daun kesum merupakan bahagian yang paling banyak digunakan terutamanya dalam masakan.

Ia akan menghasilkan rasa masam lemak dan aroma yang cukup menyelerakan setelah dicampurkan dalam masakan. Nama lain bagi kesum adalah seperti Chinese Knotweed (English), Duo mao lio (China), Surudo kudami (Jepun).

Kandungan Senyawa dan Manfaat daun Kesum

Daun Kesum (Polygonum minus Huds) merupakan salah satu kekayaan hayati Kalimantan Barat. Tanaman ini lazim digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, namun belum ada penelitian untuk meneliti potensi toksisitas akut daun kesum. Tanaman ini mengandung senyawa alkaloid dan flavonoid.

Daun kesum yang memiliki bau khas yang aromatik, dan dapat menghasilkan minyak sari pati yang mengandung bahan kimia aliphatic aldehyde yang tinggi sampai 60 persen, dan unsur kimia utamanya ialah decanal dan dodecanal.

Minyak dari daun kesum juga dipercaya mempunyai potensi yang tinggi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang kurang baik, apalagi daunya yang cocok untuk bahan makanan pokon dan dalam industri perisa dan wangi-wangian.

Daun kesum bisa menggantikan penggunaan daun kemangi atau daun salam koja dalam masakan. Hidangan sup ikan asam pedas, laksa, kari ikan, dan kari ayam lebih lezat jika menggunakan daun kesum sebagai salah satu campuran bumbunya.

Aroma wangi daun kesum bisa mengurangi bau amis ikan atau daging. Selain meningkatkan rasa masakan, daun kesum yang pedas ternyata banyak manfaatnya untuk kesehatan, seperti menyuburkan dan menghitamkan rambut, mencegah perut kembung, mengobati cacingan, merangsang haid, pengobati penyakit kudis dan mempercepat pemulihan kesehatan paska melahirkan.

By : Diana

0 komentar:

Posting Komentar