PUPUK PROTEIN NABATI ( PPN) UNTUK PEMULA


Kali ini penulis ingin mengumpas sedikit teori yg d praktekan oleh orang ternama di grup 3b ini , teori teori y yg simpel tpi panjang untuk di jabarkan dan bermakna di lapangan .


Di bantu para teman teman untuk menjabarkan rumus ini .
Narasumber yg bersangkutan menuliskan tentang komposisi dan kegunaan nya
Antara lain ;
-ekstrak rebusan biji bijian

-gula

-air beras

-fermentasi aerob dan oksigen sbg pelarut 


¤keterangan : 

-bahan usahakan minimal 100 gr biji dengan 100 ml air dlm perebusan serta sisa y air beras untuk takaran baku 
gula 100gr , air beras boleh lebih 
yg penting ada ruang hampa pada  tempat fermentasi serta tutup d lubangi spt d gambar bs pke peniti /jarum untuk memungkin kan oksigen masuk dan berperan sebagai pelarut .


▪NARASUMBER menulis manfaat dan kegunaan adalah mengurangi  gerakan opt pada tanaman  atau boleh d sebut menciptakam metabolit skunder pada tanaman.
foto : sceeen shot teori

○ MARI SEDIKIT MEMBACA SUPAYA AGK MENGERTI .

APA PENGERTIAN FERMENTASI AEROB ( memakai oksigen)??

Istilah “aerob” berarti dengan adanya oksigen, misalnya, digunakan dalam latihan aerobik untuk menunjukkan tubuh menggunakan oksigen untuk membakar gula untuk energi. Proses pembakaran gula sederhana untuk menghasilkan energi dalam sel disebut respirasi aerob. Sel manusia , Mikroorganisme dan tumbuhan dapat membuat beberapa energi tanpa oksigen hadir, proses yang disebut fermentasi aerob.
foto : bakteri aerob golongan kemoatotrof
Istilah ini mungkin salah diberi nama, karena fermentasi biasanya proses anaerob atau diproduksi tanpa oksigen. Manusia telah menggunakan fermentasi selama ribuan tahun untuk menghasilkan alkohol dari berbagai tanaman dan biji-bijian. Proses ini menggunakan reaksi antara ragi dan gula tanaman untuk menghasilkan alkohol dan dengan produk gas, biasanya karbon dioksida. Pembusukan tanaman dan hewan materi di rawa-rawa, rawa-rawa dan tempat pembuangan sampah sampah juga merupakan proses fermentasi anaerob, yang menghasilkan karbon dioksida, metana dan gas lainnya.
    Pada manusia , mikroorganisme  dan hewan, energi diciptakan oleh reaksi kompleks dalam sel menggunakan oksigen, gula glukosa, dan berbagai jejak bahan kimia yang ditemukan dalam bahan. Sebuah kimia kunci yang digunakan untuk menyediakan energi dalam sel yang disebut adenosin trifosfat (ATP), yang dihasilkan dari reaksi glukosa oksigen dlm proses fermentasi aerob ini.
     Dalam keadaan normal, organisme melakukan pembongkaran zat dengan cara oksidasi
foto : reaksi aerob yg sengaja di tulis tangan (diana R)
biologi atau respirasi aerob, yaitu respirasi yang memerlukan oksigen bebas. Akan tetapi, pada saat kadar oksigen terlalu rendah, oksidasi biologi tidak dapat berlangsung. Misalnya, pada tumbuhan darat yang tanahnya tergenang air sehingga akar tidak dapat melakukan respirasi aerob karena kadar oksigen dalam rongga tanah sangat rendah.
Pada manusia, kekurangan oksigen sering terjadi pada atlet-atlet yang berlari jarah jauh dengan kencang. Atlet tersebut membutuhkan kadar oksigen yang lebih banyak daripada yang diambil dari pernafasan. Dengan kurangnya oksigen dalam tubuh, maka proses pembongkaran zat dilakukan dengan cara anaerob, yang disebut dengan fermentasi. Fermentasi tidak harus selalu dalam keadaan anaerob. Beberapa jenis mikroorganisme mampu melakukan fermentasi dalam keadaan aerob, misalnya pada fermentasi asam cuka.
    Tujuan fermentasi secara khusus adalah mengendalikan pertumbuhan mikrobia,jamur tertentu  mempertahankan gizi yang dikehendaki, dan menciptakan kondisi kurang memadai untuk mikrobia kontaminan

Mikroorganisme merupakan mahkluk hidup yang sangat kecil tetapi sangat penting dalam kelangsungan daur hidup dari biota lain dalam biosfir. Mikroorganisme mampu melaksanakan semua kegiatan atau reaksi-reaksi biokimia yang sangat kompleks untuk melangsungkan pengembangan generative dengan kecepatan relative cepat.
Dunia mikroorganisme tidak dapat digolongkan kedalam dunia hewan atau tumbuhan tetapi masuk kedalam suatu golongan tersendiri yaitu protista. Mikroorganisme termasuk golongan protista adalah bakteri, fungi, protozoa, dan algae .

BIJI BIJIAN.

Selain sebagai vitamin, biji bijian  juga merupakan sumber protein
yang penting dalam menu masyarakat Indonesia. Kandungan gizi utama
Biji adalah pati (72-73%), dengan nisbah amilosa dan amilopektin
25-30% : 70-75%, namun pada jagung pulut (waxy maize) 0-7% : 93-100%.
Kadar gula sederhana jagung (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) berkisar
antara 1-3%. Protein jagung (8-11%) terdiri atas lima fraksi, yaitu: albumin,
globulin, prolamin, glutelin, dan nitrogen nonprotein.
foto : kadar amino dalam 100 gr biji 

lisin dan triptofan, yang merupakan asam amino pembatas pada  biji

Contoh Komposisi kimia pada biji jagung

Informasi komposisi kimia proksimat cukup banyak tersedia. Keragaman
data pada masing-masing komponen gizi sangat besar. Gambar ini menunjukkan
komposisi kandungan zat gizi pada berbagai tipe jagung. Keragaman
komposisi tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik maupun lingkungan.
Foto : komposisi amino pada biji kering
Pati Komponen utama jagung adalah pati, yaitu sekitar 70% dari bobot biji.
Komponen karbohidrat lain adalah gula sederhana, yaitu glukosa, sukrosa
dan fruktosa, 1-3% dari bobot biji. Pati terdiri atas dua jenis polimer glukosa,
yaitu amilosa dan amilopektin. Amilosa merupakan rantai unit-unit D-glukosa
yang panjang dan tidak bercabang, digabungkan oleh ikatan a(1→4),
sedangkan amilopektin strukturnya bercabang. Ikatan glikosidik yang� menggabungkan residu glukosa yang berdekatan dalam rantai amilopektin
adalah ikatan a(1→4), tetapi titik percabangan amilopektin merupakan
ikatan a(1→6). Bahan yang mengandung amilosa tinggi, jika direbusspt kang tekad sang unggas  amilosanya terekstrak oleh air panas, sehingga terlihat warna putih seperti
susu .
Bobot molekul amilosa dan amilopektin bergantung pada sumber
botaninya. Amilosa merupakan komponen dengan rantai lurus, sedangkan
amilopektin adalah komponen dengan rantai bercabang. Amilosa merupakan polisakarida berantai lurus berbentuk heliks dengan ikatan
glikosidik α-1,4  Jumlah molekul glukosa pada rantai amilosa berkisar antara 250-350 unit.
Amilopektin merupakan polisakarida bercabang, dengan ikatan
glikosidik α-1,4 pada rantai lurusnya dan ikatan α-1,6 pada percabangannya. Titik percabangan amilopektin lebih banyak dibandingkan
dengan amilosa .Komposisi amilosa dan amilopektin di dalam biji jagung terkendali
secara genetik. Secara umum, baik jagung yang mempunyai tipe endosperma gigi kuda (dent) maupun mutiara (flint), mengandung amilosa
25-30% dan amilopektin 70-75%. Namun jagung pulut (waxy maize) dapat
mengandung 100% amilopektin. Suatu mutan endosperma yang disebut
amylose-extender (ae) dapat menginduksi peningkatan nisbah amilosa
sampai 50% atau lebih. Gen lain, baik sendiri maupun kombinasi, juga dapat
memodifikasi nisbah amilosa dan amilopektin dalam pati jagung.�
Sementara Protein terkonsentrasi pada lembaga, terdiri atas lima fraksi, yaitu fraksi
albumin, globulin, dan nitrogen nonprotein berturut-turut adalah 7%, 5%,
dan 6% dari total nitrogen. Fraksi prolamin larut di dalam 55% isopropanol
dan isopropanol dengan merkaptoetanol (ME) sebesar 52% dari total
nitrogen. Prolamin 1 atau zein 1 larut di dalam 55% isopropanol, merupakan�

*Apa itu AMILOSA, GULA ,AIR BERAS

DAN HUBUNGAN NYA DENGAN FERMENTASI ?

Amilosa sendiri masuk adalah karbohidrat komplek dlm bentuk pati  . Karbohidrat sendiri terdiri atas karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa ,amilosa pada mikroorganisme ,  kitin pada hewan dan jamur).
Foto : terong yg sering di aplikasikan ekstrak biji bijian lebih genjah
       Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi, baik secara langsung atau tidak langsung. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan alga fotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. Sementara itu, hampir semua organisme heterotrof, termasuk manusia, benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan.
Pada proses fotosintesis, karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-fosfat. Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof, misalnya glukosa, selulosa, dan hemiselulosa.
Peran nya sebagai materi pembangun
Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Misalnya, selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tidak larut di dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain, misalnya hemiselulosa dan pektin. Sementara itu, biji kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa
Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin, karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton)pada tumbuhan . JadiKitin murni mirip seperti kulit, tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi.
Sementara itu, dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida, disebut peptidoglikan. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel

Gula sendiri adalah Glukosa, suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi berbagai organisme .Glukosa merupakan salah satu hasil utama fotosintesis dan awal bagi respirasi aerob..Bentuk alami (D-glukosa) disebut juga dekstrosa, terutama pada industri pangan.
foto : caesin yg sehat dan berdaun gede

 AIR BERASjuga adalah  karbohidrt komplek dengan 1 amino pembatas yaitu zat lignin , air beras sebagai Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. Pemecahan karbohidrat (misalnya pati) menghasilkan mono- dan disakarida, terutama glukosa. Melalui glikolisis dalam fermentasi menggunakan pelarut oksigen spt yg narasumber sebutkan di atas , peran  glukosa segera terlibat dalam produksi ATP, pembawa energi sel mikroorganisme maupun fungi . Di sisi lain, glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid (alami yang meliputi lemak, lilin, sterol, vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K monogliserida, digliserida, trigliserida, fosfolipid, dan lain-lain. Fungsi biologis utama lipid termasuk menyimpan energi, pensinyalan, pada mikroorgnisme )

DAUN KERSEN  Sendiri mempunyai Kandungan kimia 100 gram daun kersen antara lain air (77,8 gram), protein (0,384 gram), lemak (1,56 gram), karbohidrat (17,9 gram), serat (4,6 gram), abu (1,14 gram), kalsium (124,6 mg), fosfor (84mg), besi (1,18 mg), karoten (0,019g), tianin (0,065g), riboflavin (0,037g), niacin (0,554 g) dan kandungan vitamin C (80,5 mg) nilai energi yang dihasilkan adalah 380KJ/100 gram.
foto: tanaman yg terpapar pupuk dr biji bijian lebih segar ( images : tekad sang unggas)

Tumbuhan kersen memiliki efek farmakologis dan bersifat menghasilkan metabolit skunder  yaitu sebagai antiseptik dan bioaktif zat. Kandungan dan komposan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh  mikroba berbahaya pada tanaman dan dapat digunakan sebagai antiseptik. Komposan  daun  kersen dapat digunakan untuk menghentikan /mendormankan  bakteri C.Diptheriea, S. Aureus, P. Vulgaris,  S. Epidemidis dan  K. Rizhophil pada percobaan yang dilakukan secara invitro. Diduga aktivitas anti bakteri dari daun kersen ini disebabkan oleh adanya kandungan senyawa seperti tanin, flavonoid dan saponin yang dimilikinya. Kandungan saponin dan flavonoid pada daun kersen sangat memiliki peranan penting dalam menurunkan tingkat kejadian mastitis. Kedua senyawa tersebut terbukti memiliki kandungan zat antibakteri. Antibakteri adalah zat yang menghambat pertumbuhan bakteri. Mekanisme kerja  antibakteri  secara umum adalah merusak dinding sel, mengganggu permeabilitas sel, dan menghambat sintesis protein dan asam nukleat. Saponin merupakan metabolit sekunder yang banyak terdapat dialam. Saponin ini berasa pahit, berbusa dalam air dan bersifat antimikroba. Saponin dapat menurunkan tegangan permukaan dinding sel dan apabila berinteraksi dengan dinding bakteri, maka dinding tersebut akan pecah atau lisis. Flavonoid merupakan senyawa polihidroksi (gugus hidroksil) maka juga bersifat polar sehingga dapat larut dalan pelarut polar seperti metanol, etanol dan aseton. Flavonoids dengan adanya gugus glikosida sehingga cenderung menyebabkan flavonoid mudah larut dalam air. Senyawa ini bersifat desinfektan yang bekerja dengan cara mendenaturasi protein yang dapat menyebabkan aktifitas metabolisme sel bakteri berhenti karena semua aktifitas metabolisme sel bakteri dikatalisis oleh suatu enzim yang merupakan protein.dan di gntikan dengan reproduksi sel lain y . Berhentinya aktifitas metabolisme ini akan mengakibatkan kematian sel bakteri.
foto : percobaan 150 pohon cabai memakai teori ini oleh tekad sang unggas , tanaman lebih hijau

HASIL FERMENTASI  ( lngsung saja ya..)

Dari uraian di dapat organisme  karna ada y sumber protein, sumber karbohidrat dan glukosa ini boleh di bilang membuat produksi sel dengan bantuan oksigen dlm fementasi .

1.Divisi ASCOMYCOTA
Ascomycota tersebut hidup sebagai pengurai bahan organik yang khususnya dari tumbuhan atau juga sisa-sisa dari organisme yang terdapat didalam tanah serta juga dilaut. Ascomycota bersel satu atau juga ragi hidup pada bahan yang mengandung gula atau juga karbohidrat, Sebagian  jenis ada yang hidupnya ialah sebagai parasit pada organisme lain. Jamur morel atau juga Morchella esculenta hidup dengan bersimbiosis mutualisme pada tumbuhan dengan membentuk suatu mikoriza. Ascomycota tersebut bisa melindungi tumbuhan dari serangan hama serangga dengan cara mengeluarkan suatu racun bagi Ascomycota yang hidup pada permukaan sel mesofil daun.
resisten tahan virua dlm mendongkrak bunga berkat peran protein, ascomyce, & kemoautotrof yg melakukan proses oksidasi 

CONTOH  Ascomycota adalah sebagai berikut..

-Saccharomyces cerevisiae
adalah suatu jamur yang bersel satu serta juga mempunyai  dinding askus yang tipis serta uga dikenal ialah dengan  khamir. Manfaat atau kegunaan dari Saccharomyces cerevisiae ialah digunakan atau difungsikan didalam fermentasi aerob.Jamur tersebut bisa mengubah gula menjadi alkohol serta  juga karbon dioksida (CO2) dengan melakukan proses fermentasi (respirasi aerob).

-Penicillum notatum serta juga Penicillium chrysogenum
jamur ini digunakan ialah sebagai pembuatan dari antibiotik penisilin yang dilakukan dengan cara mengekstraksi biakan suatu cair. Kegunaan penesilin adalah untuk dapat membasmi atau membunuh bakteri, antara lain ialah Neisseria meningitidis, Streptococcus, pneumoniae dan Staphylococcus sp.

-Claviceps purpurea
adalah suatu jamur Ascomycota yang mempunyai warna ungu yang disebut ialah dengan ergot, yang bersifat sebagai parasit pada gandum hitam (rye), tungau dlm tanah tpi tidak bersifat parasit pada inang non gandum.
-Tuber melanosporum (truffle)
adalah satu jamur yang hidup dengan bersimbiosis di akar tumbuhan dengan membentuk suatu mikoriza.

-Blue mold ,white mold atau kapang biru/putih adalah suatu jamur yang tumbuh di tanah lembab. White  Blue mold tersebut merupakan suatu jamur penicillum yang hidupnya saproba artinya pengurai bahan organik DAN berrsifat dekomposser.

-Aspergillus flavus
adalah suatu jamur yang pada dasarnya hidup saproba di makanan serta biji-bijian. Koloni dari Aspergillus flavus tersebut menghasilkan spora yang mempunyai warna cokelat kehijauan atau juga kehitaman serta menyekresikan senyawa aflatoksin yang bersifat racun bagi serangga tertentu.

-trocoderma
Trichoderma sp. merupakan sejenis cendawan / fungi yang termasuk kelas ascomycetes. Trichoderma sp. memiliki aktivitas antifungal. Di alam, Trichoderma banyak ditemukan di tanah hutan maupun tanah pertanian atau pada substrat berkayu.
cendawan ini tidak dapat tumbuh cepat pada suhu 25-30 °C, namun pada suhu 35 °C cendawan ini tidak dapat tumbuh.

¤ORGANISME KEMOAUTOTROF 

Organisme kemoautotrof merupakan organisme yang dapat mengubah bahan anorganik menjadi organik .
Kemoautotrof adalah organisme yang dapat memanfaatkan energi dari reaksi kimia untuk membuat makanan sendiri dari bahan organik. Contohnya bakteri besi, bakteri belerang bakteri nitrogen. Bakteri kemoautotrof menggunakan energi kimia dari oksidasi molekul organik untuk menyusun makanannya. Molekul organik yang dapat digunakan oleh bakteri kemoautotrof adalah senyawa nitrogen, belerang, dan besi, atau dari oksidasi gas hidrogen. Dalam prosesnya bakteri ini membutuhkan oksigen.

-cyanobacteria
   Bakteri pengikat nitrogen,Mereka menggunakan nitrogen yang terletak di tanah sebagai sumber energi dan mengubahnya menjadi nitrat. Bakteri ini memasok sumber makanan organik untuk diri mereka sendiri dan tanaman di dekatnya.
Contoh lain adalah Thiobacillus ferroxidans,( pendegradasi besi)Cladothrix,Nitrosomonas,Nitrosococcus,Methanomonas,( merubah metana jadi karbon)Nitrobacter( pengikat nitrogen ) dll.

Maaf sedikit rumit y hny pengetahuan
Tpi dengan ini kita sedikit paham kan arti fermentasi,gula, protein nabati dr biji serta khasiat y sebagai metabolit skunder pada tanaman
boleh di aplilasikam setiap hari sekali menurut sumber




0 komentar:

Posting Komentar